English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Showing posts with label film. Show all posts
Showing posts with label film. Show all posts

Monday, June 9, 2014

10 Fakta Film Maleficent

10 Fakta Film Maleficent


Film Maleficent

10 Fakta Film Maleficent - Melalui Film Maleficent 2014, Angelina Jolie berhasil menghidupkan kembali salah satu karakter penjahat Disney yang paling terkenal dalam bentuk live action. Dengan debut di angka 69 juta dolar Amerika Serikat, Film Maleficent yang tadinya dinilai sebagai proyek beresiko kini justru dilihat berpotensi untuk mengikuti jejak film-film fantasi laris lain seperti Alice in Wonderland 2010 atau Oz the Great and Powerful 2013 yang masing-masing berada di kisaran bujet yang sama.


Meski dinilai lemah dari segi naskah, aspek visual dari Film Maleficent merupakan salah satu alasan utama kenapa film ini dilirik oleh banyak penonton. Film Maleficent memang disutradarai oleh Robert Stromberg, desainer produksi yang sudah pernah menang piala Academy Awards dua kali, serta terlibat di balik VFX dari film-film seperti Avatar (2009), Life of Pi (2012), dan Pirates of the Caribbean: At World�s End�\ (2007).

Ingin tahu bagaimana Stromberg dan timnya menciptakan dunia dongeng yang fantastis dalam film debutnya ini? Berikut adalah 10 Fakta Film Maleficent.


1. James Haven

Para pembuat Film Maleficent sudah lama mempertimbangkan bahwa Angelina Jolie merupakan aktris yang paling pas untuk memerankan sang peri jahat. Tetapi, menurut Angie, orang pertama yang menyadari hal ini ternyata adalah saudara laki-lakinya sendiri, James Haven.


2. Syuting Ulang

Ketika masa produksinya berlangsung, ada gosip bahwa Film Maleficent mengalami masalah ketika John Lee Hancock didatangkan ke lokasi oleh Disney untuk syuting ulang filmnya. Masalah berkembang menjadi besar ketika banyak yang berspekulasi bahwa kekacauan ini disebabkan karena proyek semahal ini dipercayakan pada seorang sutradara debutan.

Tetapi, Stromberg menyanggah bahwa urusan syuting ulang, Jadi kami syuting berdasarkan naskahnya, dan kami berpikir bahwa babak pertamanya terlalu panjang. Dan kami ingin langsung masuk ke inti cerita dan kami ingin memperkenalkan karakter Angelina lebih cepat.

Jadi, ini seperti dibesar-besarkan. Tetapi, yang sebenarnya terjadi adalah kami menghilangkan 15 menit dari babak pertamanya dan kemudian semuanya itu harus kembali disusun bersama-sama. Ia ( Hancock ) datang dan membantu menyambungkan naskah ini menjadi satu, kata Stromberg pada Screen Crush.

Singkatnya, ini hanya untuk merevisi naskahnya atau babak pertamanya karena kita ingin durasi filmnya berada di bawah dua jam. ini hanyalah untuk merapikan ceritanya karena kami akhirnya mengeliminasi 15 menit dari filmnya. Ironisnya, syuting ulang ini tidak melibatkan para pemeran utama sedikitpun. Ini hanyalah penyesuaian kecil.


3. Hudson River School

Dalam Film Maleficent ada dua lokasi yang punya desain sangat berbeda. Kerajaan yang dipimpin oleh Raja Stefan tentu saja punya tampilan seperti banyak film lain yang menampilkan kastil megah. Tetapi, area hutan yang ditempati oleh banyak makhluk magis dan para peri merupakan sesuatu yang secara visual tidak punya banyak referensi.

Karena itulah, Robert Stromberg mencari bahan-bahan rujukan untuk menciptakan lanskap kerajaan hutan dengan melihat-lihat lukisan yang dapat dijadikan titik acuan. Pilihannya jatuh pada lukisan yang dibuat oleh para seniman dari Hudson River School.

Saya selalu senang untuk melihat banyak materi referensi mengenai sebuah subyek. Dalam hal ini, saya mengamati banyak lukisan klasik, terutama yang dibuat oleh seniman dari abad ke-17 dan 18. Salah satu pengaruh terbesarnya adalah seniman dari Hudson River School yang melukis pemandangan, tetapi juga menambah-nambahkan detailnya sedikit, kata Stromberg dalam catatan produksi filmnya.

Jadi ini menarik buat saya untuk menciptakan tampilan klasik yang sebagian besar berdasar pada sesuatu yang nyata, dan melihat sampai sejauh mana kami dapat mendorong hal itu. Hasilnya ternyata jadi sesuatu yang cukup elegan dan cantik, dan di saat yang bersamaan tidak pernah kehilangan rasa bahwa ada unsur fantasi di dalamnya.


4. Vivienne

Banyak penonton yang mungkin sudah tahu bahwa pemeran Aurora cilik ternyata adalah putri dari Angelina Jolie dan Brad Pitt yang bernama Vivienne. Meski pernah mengatakan bahwa pasangan ini tidak ingin anaknya terjun ke dunia hiburan sejak kecil, kehadiran Vivi tentu mengundang tanda tanya. Ternyata, latar belakang keterlibatan Vivi dalam Film Maleficent punya alasan sederhana.

Brad pitt dan anggie tidak pernah punya niat untuk mengubah anak-anaknya menjadi aktor. Ketika saya ada di set, penampilan saya secara fisik cukup menakutkan untuk anak-anak, dan ketika anak-anak kecil mengunjungi saya di set dan melihat saya secara langsung, mereka kemudian menangis,� kata Angie pada Hollywood Reporter.

Kami sadar bahwa sangat berat untuk seorang aktor ataupun aktris kecil untuk memerankan adegan tersebut, di mana ia ( Aurora ) harus terlihat benar-benar menyukai saya. Tapi Vivienne tentu saja tidak melihat seorang monster, ia hanya melihat ibunya, dan kebetulan ia mirip Aurora. Ia adalah satu-satunya anak yang bisa melakukan ini, dan sangat menyenangkan bagi saya untuk bekerja dengannya.


5. Tulang Pipi Angie

Rick Baker, penata makeup efek spesial legendaris, yang dipercayakan untuk menangani tampilan wajah karakter Film Maleficent sebenarnya tak ingin melakukan banyak perubahan pada struktur wajah Angelina Jolie. Tetapi, dengan masukan dari Angie sendiri, Baker akhirnya memberi sedikit aplikasi prostetik untuk menajamkan kesan dari wajah sang peri.

Angelina ingin menggunakan perlengkapan untuk mendapatkan tampilan dari Film Maleficent, jadi saya membuat beberapa desain dengan perangkat yang sangat halus. Ia juga menginginkan modifikasi hidung, yang memang saya pikir akan memberinya tampilan yang lebih mirip dengan Maleficent. 

Kami akhirnya memilih beberapa set untuk pipi dan telinga dan tanduk di awal-awalnya. Pertamanya, kami membuat sketsanya dulu, kemudian kami akhirnya memahatnya dari cetakan yang kami bentuk berdasarkan kepalanya ( Angie ), dan kemudian membuat beberapa contoh untuk dinilainya, kata Baker.

Aplikasi prostetik yang terbuat dari silikon berisi gel ini telah disesuaikan dengan kontur wajah Angelina Jolie dan ukurannya sebenarnya sangat kecil, meski efeknya sangat signifikan. Setiap pagi sebelum mulai syuting, Angie harus duduk di kursi makeup dengan sabar selama dua setengah sampai empat jam sebelum riasan wajah, rambut, dan tanduknya akhirnya selesai.


6. Penutup Kepala

Kalau di awal Film Maleficent masih mengurai rambutnya dan memperlihatkan tanduknya tanpa ditutupi apa-apa, seperti di film animasinya, saat sudah berubah menjadi jahat, ia menutupi rambut dan tanduknya dengan bahan berwarna hitam.

Dalam filmnya, ternyata sang desainer topi, Justin Smith, membuat enam desain yang berbeda untuk penutup kepala Maleficent. Selain menggunakan bahan-bahan biasa seperti kulit dan kain, Smith juga menggunakan bahan lain seperti kulit ikan, sampai kulit ular piton.


7. Sayap CGI

Walaupun sayap Maleficent terlihat seakan-akan terbuat dari bahan asli di beberapa adegan, sebenarnya sepanjang film, sayap sang peri seluruhnya dibuat dengan CGI tanpa efek praktis. Maleficent adalah seorang peri bersayap, dan karena ia punya sayap, ia mampu untuk terbang dan sayapnya hampir jadi semacam karakter sendiri.

Sayapnya punya pemikiran dan nyawanya sendiri. Mereka ini selalu harus punya pergerakan, dan karena itulah sejak awal kami memutuskan untuk membuat sayapnya sepenuhnya di komputer. Ini adalah salah satu hal yang bila secara teknis kami tak mampu membuat tampilan yang pas, Anda tidak akan bisa mempercayai bahwa karakternya benar-benar ada sejak pertama kali melihatnya.

Jadi kuncinya bagi kami adalah untuk membuat visualisasi sayapnya terlihat semulus mungkin, kata sang VFX supervisor, Carey Villegas, dalam catatannya.

Meski tidak mengandalkan efek praktis, Villegas mendapat sumber referensi dari desainer prostetik, David White, yang membuat sepasang sayap Maleficent dalam ukuran aslinya. Sayap ini kemudian digunakan untuk mempelajari tekstur dan efeknya ketika disinari cahaya. Kapanpun kami dapat membuat sesuatu dengan tangan, meski kami tidak harus menampilkannya dalam film, ini dapat membuat versi CGI dari obyek tersebut terlihat lebih nyata dan detail, tambah Villegas.


8. Gaun Sang Putri

Dalam Sleeping Beauty (1959), Marc Davis memberi Aurora tampilan feminin dengan siluet berbentuk jam pasir, dan gaun yang terbuka di bagian bahunya. Tetapi, dalam Film Maleficent, sang desainer kostum, Anna B. Sheppard memutuskan untuk memberi Aurora penampilan yang lebih membumi dan sederhana.

Saya benar-benar menjauhkan diri dari penampilan ( animasi Aurora ) sepenuhnya. Saya ingin sesuatu yang girly dan murni, dan juga lebih dekat ke alam, kata Sheppard pada Vanity Fair.

Bila dibandingkan dengan Maleficent, kostum Aurora yang sederhana dan cerah dengan gaya bohemian tentu sangat kontras. Tetapi, melalui satu kostum, Sheppard mencoba untuk mempertemukan dua gaya karakter ini dalam siluet yang sama.

Saat Aurora remaja pertama kali bertemu dengan Maleficent, ia mengenakan jubah bertudung yang bentuknya hampir sama persis dengan baju yang dikenakan Maleficent di malam saat sayapnya direnggut. Sheppard menyamakan siluet kostum mereka karena ingin membuat Maleficent teringat sejenak akan dirinya yang dulu masih muda dan polos saat ia bertemu dengan sang putri.


9. Nama Tiga Peri

Dalam film Sleeping Beauty (1959), tiga peri yang merawat Aurora bernama Flora, Fauna, dan Merryweather. Sementara itu, dalam Film Maleficent, ketiganya punya nama Knotgrass, Flittle, dan Thistletwit. Kenapa sang penulis naskah, Linda Woolverton, mengganti nama mereka?

Jadi, ketika saya sedang membuat karakter-karakternya, semua dibuat berdasarkan turunan dari karakter yang sudah ada, kata Woolverton dalam wawancaranya dengan Crave Online. Semua peri atau apapun itu memiliki fungsi dan punya salah satu aspek spesifik dari alam yang mereka lindungi, jadi semuanya punya tugas masing-masing.

Ketiga peri ini ditugaskan untuk menjaga bunga, jadi saya harus memberi mereka nama yang sesuai dengan bunga. Lagipula, kami tidak membuat karakter yang sama. Saya tidak merasa nyaman menulis karakter mereka dengan cara yang berbeda dan kemudian memberinya nama yang sama. Jadi saya memberi mereka nama-nama yang berbeda.


10. Set Asli

Belajar dari pengalamannya membuat film Avatar, Alice in Wonderland, dan Oz the Great and Powerful, Robert Stromberg akhirnya menemukan kombinasi pas dari penggunaan green screen, motion capture, dan set asli. Tidak seperti film-film sebelumnya, Stromberg berusaha untuk sebisa mungkin menggunakan set yang dibangun sepenuhnya bila dibutuhkan.

Bila set kastil memang jelas sudah dibangun sepenuhnya, bagaimana dengan kerajaan peri? Set ini ternyata betul-betul dibangun di halaman belakang studio Pinewood. Selain membuat bukit-bukit dan padang rumput yang rimbun, timnya juga membuat air terjun serta sungai beserta jalur air, dan juga dataran tempat Maleficent membangun tahtanya. Tapi, tak hanya itu saja yang mereka buat.

Kami menciptakan, di stage, versi lain dari dunia dongeng kami yang bisa dinyalakan sebagai adegan malam hari. Semuanya harus dibangun. Tentu saja untuk tanaman-tanaman kecil, kami menggunakan bunga-bunga dan semak-semak untuk dijadikan patokan skalanya.

Tetapi pohon-pohonnya dibuat berdasarkan pohon-pohon ek kuno dari riset kami yang berusia 800-an tahun. Kami ingin memberi set ini tampilan ala Arthur Rackham. Ada sensasi lekukan dan pergerakan, tetapi ketika Anda melihatnya Anda akan berpikir bahwa itu adalah pohon asli, meski sebenarnya pohonnya dibuat dari plester dan busa, kata desainer produksi filmnya, Gary Freeman.



Wednesday, May 28, 2014

7 Film Zombie Paling Laris Sepanjang Sejarah

7 Film Zombie Paling Laris Sepanjang Sejarah - Kisah-kisah horor tentang adanya makhluk pemakan otak manusia alias zombie, selalu menarik untuk dijadikan tema utama sebuah film. Baik itu komedi, maupun murni horor, kisah zombie memiliki segmen penonton sendiri yang membuatnya sedikit mustahil untuk jeblok di pasaran.

Dilansir dari The Richest, berikut ini adalah 7 Film Zombie Paling Laris Sepanjang Sejarah di jajaran box office Hollywood hingga tahun lalu.


1.Paranorman

Film Zombie Paling Laris


Siapa bilang film animasi tidak bisa mengangkat tema zombie dan berakhir sukses di pasaran? Paranorman adalah contoh pertama yang berhasil. Bercerita tentang seorang anak laki-laki yang bisa bicara pada roh-roh gentayangan di sekelilingnya, Paranorman berhasil mendapatkan rating 80 persen di situs Rotten Tomatoes.

Keuntungan bersih yang diraih film ini sebagai jajaran box office Hollywood adalah sebesar Rp643,7 milyar. Zombie-zombie yang ada di film ini digambar berbeda daripada yang lainnya, tentunya dengan konsep menghibur bagi para pemirsanya.


2.Dawn of the Dead

Film Zombie Paling Laris

Dawn of the Dead bisa dibilang sebagai pelopor suksesnya film-film bertema apokalips di era abad 21. Rilis di tahun 2004, film ini berhasil meraih keuntungan sebanyak Rp677 milyar lebih di minggu akhir penayangannya.

Beberapa situs review film bahkan menyebut film ini sebagai salah satu film zombie yang paling solid sepanjang masa, dilihat dari segi cerita dan pengambilan gambar yang begitu rapi.

Para kritikus film banyak yang menilai bahwa versi remake ini bahkan lebih bagus daripada versi aslinya yang merupakan besutan sutradara senior, George Romero. Meski tak bertaburan bintang terkenal, film ini sukses besar hingga Rotten Tomatoes pun memberi rating 75 persen.


3.Resident Evil: Afterlife

Film Zombie Paling Laris

Pesona tangguh Mila Jovovich sepertinya akan tetap terus berlanjut untuk seri film yang diangkat dari video games ini. Resident Evil sudah menjadi tontonan wajib tersendiri bagi para pecinta film petualangan berburu zombie.

Seri keempat dari franchise film ini, Afterlife, sukses di pasaran ketika dirilis tahun 2010 lalu. Dikemas dalam format 3D, film yang juga dibintangi oleh Ali Larter, Kim Coates, dan Shawn Roberts berhasil meraih keuntungan total sebesar Rp690 milyar pada pekan terakhir penayangannya di Amerika Serikat saja.

Sampai sekarnag, belum ada lagi film bergenreaction-horor seperti ini yang mampu menyamai keberhasilan Resident Evil.


4.Warm Bodies

Film Zombie Paling Laris

Setelah ada kisah cinta antara vampir dan anak manusia dalam Twilight Saga, ada lagi cerita tentang cinta zombie dan anak manusia yang dituangkan dalam Warm Bodies.

Film yang rilis di tahun 2013 kemarin ini dibintangi oleh Teresa Palmer dan kekasih Jennifer Lawrence, Nicholas Hoult. Di situs Rotten Tomatoes, film ini mendapatkan review yang cukup baik dari para kritikus film dan memperoleh rating 80 persen.

Kisah adaptasi dari novel karangan Isaac Marion ini berhasil meraup keuntungan maksimal mencapai Rp762,7 milyar. Skenario yang amat kreatif dan dialog yang rapi disebut-sebut menjadi kunci utama keberhasilan film ini, di samping pilihan aktor dan aktris yang meyakinkan penonton.


5.Zombieland

Film Zombie Paling Laris

Siapa bisa menolak pesona Jesse Eisenberg yang disatukan dengan karisma si cantik Emma Stone? Belum lagi akting mantap dari Woody Harrelson? Film horor-komedi yang rilis di tahun 2009 ini memiliki alur cerita yang hampir sama dengan sebagian besar film zombie yang pernah ada.

virus zombie menyebar di mana-mana dan ada sekelompok orang yang masih selamat dan bekerja sama untuk membasmi para zombie tersebut lalu memulai kehidupan baru.

Di situs Rotten Tomatoes, film ini mendapatkan kritik yang sangat bagus, hingga meraih rating 90 persen. Keuntungan final yang diraih film ini mencapai Rp868,4 milyar di hari penutupannya secara internasional.


6.Hotel Transylvania

Film Zombie Paling Laris

Meski animasi bertema komedi ini tak berfokus pada cerita tentang zombie yang berkeliaran mencari mangsa, ada beberapa karakter zombie yang ditampilkan dalam film besutan Genndy Tartakovsky ini.

Diproduksi oleh Sony Pictures Animation dan rilis pada tahun 2012 lalu, film ini berhasil meraup keuntungan maksimal hingga mencapai Rp1,7 triliun di minggu terakhir penutupannya secara internasional.

Meski hanya mendapatkan rating satu bintang di situs Rotten Tomatoes, terbukti banyak penonton yang begitu menikmati cerita animasi ini hingga berhasil mendatangkan keuntungan sebegitu banyaknya.


7.World War Z

Film Zombie Paling Laris

Nama besar Brad Pitt sudah pasti jadi daya tarik kuat bagi film yang diadaptasi dari novel Max Brooks ini. Cerita tentang apokalips dengan adanya zombie di berbagai sudut kota yang menjadi setting cerita seperti World War Z ini berhasil membuat para penontonnya tegang sampai akhir kisah.

Meski rumor tentang adanya bentrok pendapat antara sang sutradara dan Brad Pitt sempat kuat beredar sebelum film diluncurkan, nyatanya tidak mengurangi kualitas film yang meraup keuntungan sebesar Rp2,3 triliun di pekan terakhir penayangannya ini. Bahkan situs review film sekelas Rotten Tomatoes pun memberinya rating 67 persen.


Sumber : merdeka.com

Monday, May 26, 2014

7 Perubahan Wolverine Tiap Seri X-MEN

7 Perubahan Wolverine Tiap Seri X-MEN - Bagi penonton setia seri film X-MEN, tentunya Wolverine adalah salah satu karakter ikonik yang tak mungkin dilupakan. Wolverine merupakan mutant dengan kemampuan regenerasi sel tubuh yang cepat, hingga membuatnya dapat sembuh dari luka dalam sekejap.

Tak hanya itu, Wolverine alias Logan ini juga tampak tak pernah bertambah tua, bahkan mungkin tak bisa mati. Ini juga yang membuatnya hadir di semua seri X-MEN, yang tahun ini sudah memasuki seri ketujuh bertajuk X-MEN: DAYS OF FUTURE PAST.

Seperti kita tahu, karakter mutant ini diperankan oleh aktor Hugh Jackman. Aktor kelahiran 10 Oktober 1968 itu memainkan karakter tersebut selama lebih dari 10 tahun sejak muncul pertama kali pada seri X-MEN pertama tahun 2000.

Dalam setiap seri X-MEN ada perubahan yang terjadi pada karakter mutant dengan cakar tajamnya tersebut. Untuk itu, di sini kami mencoba kilas balik Wolverine pada setiap serinya.

Berikut adalah 7 Perubahan Wolverine Tiap Seri X-MEN :


1. X-MEN (2000)

Wolverine


Ini merupakan debut pertama X-MEN di layar lebar, setelah sebelumnya hanya kita simak dalam seri komik Marvel dan juga serial kartunnya. Film ini disutradarai Bryan Singer dan dirilis pada tahun 2000 silam.

Beruntung bagi Hugh Jackman yang akhirnya mendapatkan peran Wolverine tersebut, padahal sebenarnya Dougray Scott lah yang akan membintangi mutant tersebut. Namun saat itu Scoot disibukkan dengan proyek MISSION: IMPOSSIBLE II, maka dia mundur dari peran ini.

Seri pertama X-MEN ini menjadi batu loncatan besar bagi Jackman yang saat itu masih berusia 31 tahun. Berkat peran Wolverine tersebut, aktor ini menjadi begitu dikenal di dunia perfilman Hollywood.

Wolverine pada film pertama X-MEN tampil dengan rambutnya yang mengembang belah tengah bagai tanduk dan brewokan. Mutant ini memakai kostum kulit berwarna hitam, yang membuatnya tampak tangguh.


2. X2 : X-MEN UNITED (2003)

Wolverine

Pada seri X2 : X-MEN UNITED, sutradaranya masih diduduki Bryan Singer. Tentunya Hugh Jackman kembali lagi dalam seri ini, tetap sebagai salah satu pemeran utama karakter Wolverine.

Jika dari segi penampilan, Wolverine di sini sekilas terlihat hampir sama dari seri sebelumnya. Sebenarnya di sini dia lebih gemuk, karena Jackman memang menambah berat badannya sekitar 20 pounds.

Tak hanya itu, rambut Wolverine juga terlihat lebih tinggi dan rapi. Jackman saat itu memang memakai wig untuk menutupi karakternya yang berbeda di film VAN HELSING yang berambut gondrong. Karena dua film tersebut dibuat pada waktu yang hampir bersamaan.

X2 : X-MEN UNITED juga menampilkan Wolverine bertarung sengit melawan Lady Deathstrike (Kelly Hu) yang juga memiliki cakar tajam pada setiap jarinya. Dalam seri komik, Lady Deathstrike adalah mutant perempuan musuh utama karakter Wolverine.


3. X-MEN : THE LAST STAND (2006)

Wolverine

Pada seri ketiga ini, film X-MEN tidak lagi disutradarai oleh Bryan Singer, namun digantikan oleh Brett Ratner. X-MEN : THE LAST STAND dirilis pada tahun 2006 silam.

Tak banyak perubahan yang terjadi pada karakter yang diperankan Hugh Jackman tersebut. Ini sekaligus menandai bahwa Logan, atau nama lain dari karakter Wolverine merupakan benang merah dari setiap seri X-MEN.

Perlu kita ketahui, saat sutradara Bryan Singer mundur dari proyek tersebut, Jackman sempat rekomendasikan Darren Aronofsky untuk menyutradarai seri ketiga ini.


4. X-MEN ORIGINS : WOLVERINE (2009)

Wolverine

Ini adalah film solo pertama karakter Wolverine atau Logan. X-MEN ORIGINS : WOLVERINE yang dirilis tahun 2009 ini disutradarai oleh Gavin Hood.

Seri ini mengisahkan cikal bakal Wolverine yang lahir pada abad ke-19, dengan nama kecil James Howlett. Penampilannya juga menyesuaikan seting pertengahan abad 20, dengan gaya rambutnya yang klasik berbeda dari film-film sebelumnya.

Di situ juga diceritakan bagaimana Wolverine memperoleh lapisan logam adamantium di tulang dan cakarnya. Serta perseteruannya dengan sang kakak, Victor Creed atau Sabertooth.

Dalam X-MEN ORIGINS : WOLVERINE ini Hugh Jackman tak hanya menjadi aktor, tapi sekaligus menduduki bangku produser.


5. X-MEN : FRIST CLASS (2011)

Wolverine

Ini adalah reboot X-MEN garapan sutradara Matthew Vaughn. Di sini Wolverine tidak lagi menjadi peran utama, tapi hanya sebagai cameo yang muncul sekitar 20 detik.

Pada X-MEN : FRIST CLASS yang dirilis tahun 2011 itu Hugh Jackman sempat tampil dalam satu adegan. Di situ karakter Wolverine sedang duduk di sebuah bar.

Wolverine yang tampak rapi dengan model rambutnya yang berbeda, saat itu dia sedang menikmati cerutu dan minuman. Datanglah karakter Charles (James McAvoy) Xavier dan Erik Lensher (Michael Fassbender) yang sedang mencari mutan untuk diajak bergabung.

Kemudian Wolverine dengan santainya mengumpat dan mengusir dua karakter X-MEN tersebut. Hal ini membuat adegan itu menjadi sangat dikenang.


6. THE WOLVERINE (2013)

Wolverine

Ini merupakan film solo Wolverine kedua setelah sebelumnya X-MEN ORIGINS : WOLVERINE. Seri keenam bertajuk THE WOLVERINE ini disutradarai oleh James Mangold dan dirilis tahun 2013 kemarin.

Dengan seting Jepang modern, untuk pertama kalinya Wolverine didorong ke batas fisik dan emosionalnya. Setelah dihantui perasaan bersalah karena membunuh kekasihnya sendiri, Jean Grey (Famke Janssen).

Tak hanya menghadapi pertempuran mematikan dengan pendekar samurai, namun Wolverine juga berjuang dengan batinnya untuk melawan keabadian dirinya. Hal tersebut dia lakukan untuk membuatnya lebih kuat.

Pada seri ini karakter yang diperankan Hugh Jackman tersebut ditampilkan semakin kuat dari sebelumnya. Dengan gaya rambut rapi seperti saat menjadi cameo di X-MEN : FRIST CLASS dan berbagai macam pakaian yang dikenakannya.


7. X-MEN : DAYS OF FUTURE PAST (2014)

Wolverine

X-MEN : DAYS OF FUTURE PAST adalah seri X-MEN terbaru, dengan Bryan Singer kembali duduk di bangku sutradara. Tinggal beberapa hari lagi film ini dirilis, yang rencananya diluncurkan tanggal 23 Mei di Amerika.

Ini sekaligus menandai kali ketujuh Hugh Jackman bermain sebagai Logan atau Wolverine. Nantinya akan ada dua tampilan Wolverine di sini, karena film tersebut akan dibagi menjadi dua plot, past dan future.

Pada bagian past, dia akan tampil seperti pada film-film sebelumnya. Sedangkan pada future, Wolverine akan ditampilkan lebih tua dan beruban.



Sunday, May 25, 2014

5 Film Post-Apokalips Yang Menarik Untuk Di Tonton

5 Film Post- apokalips Yang Menarik Untuk Di Tonton - Di film-film post-apokalips digambarkan dunia telah hancur karena ulah manusia sendiri, atau mungkin bencana alam. Dalam beberapa hal, film post-apokalips seperti ramalan sekaligus simulasi bagaimana dunia ini akan berjalan nantinya.

Post- apokalips sendiri adalah sub-genre dari sci-fi. Ada banyak film yang memakai sub-genre ini sebagai nilai jual, karena memang banyak juga penggemar film yang berseting kehancuran dunia.

Berikut 5 Film Post- apokalips Yang Menarik Untuk Di Tonton :


1. WATERWORLD (1995)

Film Post-Apokalips


Ini adalah film post-apokalips pertama yang mungkin kalian tonton saat masih duduk di bangku sekolah dasar dulu. Beberapa kali, film ini masih juga ditayangkan di stasiun televisi lokal.

Dengan setting masa depan, film ini menggambarkan saat es pada kutub telah mencair dan kota-kota tenggelam. Yang tersisa hanyalah daratan kering, serta kehidupan di atas lautan.

Cerita dari film ini berpusat pada seorang pria yang dijuluki �The Mariner� (Kevin Costner). Ia menyelamatkan seorang gadis yang memiliki peta menuju daratan, dari kejaran para penjahat Deacon.


2. WORLD WAR Z (2013)

Film Post-Apokalips


Mungkin ini adalah film yang paling ditunggu para penyuka film zombie dan post-apokalips. Namun WORLD WAR Z berbeda dengan film zombie kebanyakan, di sini mereka dapat berlari dan melompat dan Lebih mengerikan.

Perang dunia di sini adalah perang melawan wabah zombie yang menjangkiti hampir seluruh belahan bumi, dan kekacauan yang disebabkan terlihat  begitu epik. Ini adalah salah satu film zombie yang digarap dengan sungguh-sungguh.


3. 12 MONKEYS (1995)

Film Post-Apokalips

Film ini bercerita tentang kondisi masa depan bumi yang sudah terkontaminasi oleh sejenis virus mematikan yang membunuh hampir seluruh populasi manusia.

Sementara manusia yang tersisa hidup di dalam tanah.James Cole (Bruce Willis) dikirim ke masa lalu dengan mesin waktu untuk menyelidiki penyebab semua ini.

Misi tidak sesuai rencana karena James dikirim ke tahun yang salah. Setelah masuk di masa lalu, dia dikirim ke rumah sakit jiwa. Namun dia tetap berjuang untuk menyelidiki itu semua.


4. WALL-E (2008)

Film Post-Apokalips

Bersetting pada masa depan dengan kondisi bumi yang telah hancur tak berpenghuni. Manusia yang tersisa tidak lagi tinggal di bumi, namun di pesawat luar angkasa.

Wall-E, nama sebuah robot pembersih sampah besi yang tinggal di bumi, dan masih melakukan rutinitas sehari-harinya. Robot inilah yang nantinya membuat manusia sadar. Sehingga manusia berpikir kembali atas kerusakan alam akibat ulah mereka sendiri.


5. 28 DAYS LATER (2002)

Film Post-Apokalips

Empat minggu setelah terjangkitnya wabah misterius di Inggris, Jim terbangun dari koma di rumah sakit yang telah ditinggalkan. Dia menemukan kota dalam keadaan sepi tanpa penghuni.

Jim mulai berjalan mencari kehidupan, dan menemukan sebuah gereja yang dihuni zombie.Pembersihan besar-besaran dilakukan oleh militer, mereka yang masih berkeliaran di jalan dan terinfeksi virus zombie sebagai targetnya.

Jim diselamatkan Mark dan Selena, kemudian mereka bertahan hidup dari serangan zombie dan target pembersihan militer.



Tuesday, January 22, 2013

Foto Mobil Batman Yang Dilelang dan Terjual 40 Miliar Beberapa Waktu Lalu

image
Batmobile (Foto: Jennifer Graylock/Ford Motor Company)
UnikManca - Batmobile, mobil legendaris yang dipakai dalam film seri Batman pada era 1960-an telah laku terjual dengan harga 4,2 juta Dollar AS (sekitar Rp 40,4 miliar) setelah sebelumnya dilelang di Scottsdale, Arizona, AS.

Mobil hitam dengan atap khas tersebut didesain oleh perancang mobil asal Los Angeles, AS, George Barris. Barris mengubah satu-satunya mobil Lincoln Futura keluaran 1955 menjadi mobil mesin penumpas kejahatan.

Mobil koleksi pribadi Barris ini dilengkapi dengan laser, Batphone, dan dapat mengeluarkan asap serta minyak licin. Mobil ikonik ini pernah dikendarai oleh Adam West yang melakoni peran sebagai Caped Crussader, dan oleh Burt Ward yang berperan sebagai Robin dengan teriakan andalannya �Holly!�.

Menurut The Hollywood Reporter, Barris merancang Batmobile hanya dalam waktu 15 hari pada 1966. Barris membeli mobil tersebut dengan harga 1 Dollar dan berhasil mentransformasi mobil tersebut hingga harganya melonjak sampai 15.000 Dolar.

Pemenang lelang Batmobile ini adalah seorang pebisnis dan kolektor mobil dari Phoenix, Rick Champagne. Pengusaha ini adalah tamu setia dalam lelang Barret-Jackson selama 15 tahun belakangan.

Ditanyakan tentang kemungkinan untuk menjual kembali mobil tersebut, Champagne berkelakar, �Di ruang tamu. Saya akan meruntuhkan tembok dan memasukkannya ke dalam ruang tamu.�

Batmobile nyaris menduduki posisi puncak harga lelang mobil dalam film tertinggi. Pada 2010, mobil Aston Martin DB5 yang dikendarai oleh Sean Connery dalam film Goldfinger memecahkan rekor dengan penjualan seharga 4,6 miliar Dolar.

Monday, January 7, 2013

Sinopsis dan Pemeran Kinara Global TV 100% Seru

Sinetron Kinara Global TV | Sinopsis dan Pemeran Kinara Global TV - Setelah sukses dengan sinetron bertemakan remaja "Raja dan Aku", Global TV 100% Seru kembali menayangkan sinetron unggulan lainnya berjudul Kinara (Global TV) yang mulai tayang 7 Januari 2013 setiap Senin - Jum'at pukul 20.00 WIB.


Sinetron Kirana Global TV | Sinopsis dan Pemeran Kirana Global TV
* Para Pemain Kinara : Mikha Tambayong, Ajun Perwira, Maxime, Estelle Linden, dll.  
Senin-Jumat pkl 20.00 WIB

Sinopsis Sinetron Kinara Global TV

Kinara merupakan seorang gadis cerdas berusia 16 tahun sekaligus anak kedua dari Pak Arifin, montir yang membesarkan keempat anaknya sendiri. Karena kecerdasannya, ia berhasil masuk salah satu Sekolah Favorit Umum dengan IQ diatas rata-rata. Tetapi sejak hari pertama, Kinara menghadapi banyak tantangan, tidak hanya dari sekolahnya, namun dari sekolah lain, bahkan dari kakaknya. Sementara itu, ada dua saudara tiri yang tak pernah akur, Reza dan Sakti.  Delia, Ibu kandung Reza, menikahi Ayah kandung Sakti sebelum ayahnya meninggal dunia. Sakti selalu berfikir bahwa Delia menikahi ayahnya hanya untuk menguasai hartanya, itu sebabnya dia tidak pernah perduli pada Delia, ibunya, terlebih setelah kecelakaan yang mengakibatkan Sakti menjadi lumpuh. Kinara, Reza dan Sakti dipertemukan dalam satu sekolah yang sama. Cinta, dendam dan iri mewarnai kehidupan mereka selama di sekolah. Bagaimanakah jalan hidup mereka bertiga? Jangan lewatkan Kinara, hanya di Global TV 100% Seru.

Sinopsis dan Pemeran Cucu Menantu SCTV

Sinetron Cucu Menantu SCTV | Sinopsis dan Pemeran Cucu Menantu SCTV. SCTV kembali menayangkan ulang Sinetron Cucu Menantu yang pernah sukses tahun 2008, Sinetron Cucu Menantu. Di film ini banyak lika-liku kehidupan tentang asmara percintaan dan cobaan hidup yang menghinggapi Vina (Kirana Larasati), salah satu pemeran utama Sinetron Cucu Menantu yang akan tayang ulang pada 3 Januari 2013. Berikut Sinopsis/Alur Cerita selengkapnya :

Sinopsis Sinetron Cucu Menantu SCTV  

Sinopsis Sinetron Cucu Menantu SCTV

Lahir dari keluarga sederhana, Fahri pemuda berusia 25 tahun digambarkan sebagai tokoh yang tampan dan bijak. Sebagai seorang pengurus di sebuah mal kecil, Fahri sangat menjunjung tinggi nama keluarga. Fahri mempunyai kekasih bernama Vina, seorang desainer. Vina adalah gadis cantik, percaya diri, ekspresif, manja, dan sangat cuek. Meskipun sudah tiga tahun berpacaran, mereka tidak pernah mengenalkan pasangan masing-masing kepada orang tua.

Lantaran itulah Melinda, ibu Vina, mengira kalau anaknya masih belum mempunyai kekasih. Melinda lantas mendesak Vina agar segera menikah. Bahkan Heru, ayah Vina, sibuk mencarikan calon suami untuk sang anak. Menyadari hal tersebut, Vina pun mendesak Fahri untuk segera menikahinya. Sayang tak seperti harapan, Fahri menolak permintaan itu kerana Vina bukanlah jenis perempuan yang diinginkan oleh Nenek Sri, nenek Fahri yang sangat kolot yang selama ini selalu mengendalikan keluarga. Fahri sangsi kalau Vina boleh masuk dalam keluarga besarnya yang sangat berbeda dengan keluarga Vina. Terlebih sikap Vina yang cuek dan sembrono sudah pasti tidak akan mengena di hati keluarga Fahri.

Suatu malam, Nenek Sri bermimpi mencari bayi dalam keranjang. Seketika itu juga, Nenek Sri mengumpulkan seluruh keluarga, Fahri dan orang tua Fahri, Darto dan Salamah, beserta Farah (adik Fahri). Rupanya, Nenek Sri yakin bahawa mimpinya itu mempunyai arti kalau keluarga besar mereka harus segera mendapatkan bayi. Nenek Sri lantas menyuruh Fahri menikah. Namun tak satu pun calon isteri yang disodorkan yang sesuai di hati Fahri.

Sementara itu Farah yang berprofesi sebagai penulis senario sinetron didesak oleh Denias, kakak Vina yang juga seorang pembantu pengarah, untuk segera menyelesaikan senario kerana stok tayangan makin menipis. Awalnya, Farah sempat kesal dengan sikap Denias. Namun semakin sering bertemu membuat kedua-duanya menjadi lebih dekat. Mereka tidak saling mengetahui kalau Fahri dan Vina selama ini telah menjalin cinta.

Di bahagian lain, lantaran didesak terus oleh Nenek Sri, Fahri akhirnya berniat mengenalkan Vina kepada keluarganya dengan mengajak gadis itu makan malam. Sayang, ketika hendak makan malam Fahri dan Vina justeru bertengkar hanya kerana masalah kecil. Gara-gara pertengkaran itu, Vina meminum wain hingga mabuk. Fahri segera mengejar Vina yang keluar dari kafe, sehingga kedua-duanya bertengkar di jalan.

Dalam keadaan mabuk, Vina ngoceh tidak keruan. Tanpa disedari, Vina masuk ke warung makan ayam bakar milik keluarga Fahri. Melihat situasi yang kurang menguntungkan itu, Fahri cuba menarik tangan Vina untuk keluar dari kedai tersebut. Tapi yang terjadi, Vina yang mabuk malah menyuruh Salamah agar melayaninya. Darto pun menanyakan identiti gadis yang tengah mabuk kepada Fahri. Namun Fahri tidak mengakui kalau Vina adalah kekasihnya. Akhirnya, Vina yang mabuk justeru membongkar rahsia kalau mereka adalah sepasang kekasih.

Keesokan harinya setelah sedar dari mabuknya, Vina yang ketika itu berada di rumah Fahri langsung kabur dan tidak sengaja meninggalkan telefon bimbit miliknya. Tak lama, Salamah menemui Melinda untuk mengembalikan telefon bimbit milik Vina, sekaligus membincangkan perihal hubungan Fahri dan Vina. Pada kesempatan itu Salamah mengungkapkan ketidaksetujuannya terhadap Vina yang dianggap sebagai perempuan yang tidak mempunyai sopan santun. Melinda pun marah setelah mengetahui hal tersebut kerana keluarga mereka tidak setaraf. Sebaliknya, Vina berkeras ingin berkahwin dengan Fahri.

Fahri dan Salamah berfikir bahawa Nenek Sri pasti tidak akan setuju apabila Fahri berkahwin dengan Vina, lantaran gadis itu bukanlah tipikal perempuan pilihan. Tapi yang terjadi malah di luar dugaan, Nenek Sri meminta Vina dan Fahri agar segera berkahwin. Meskipun Salamah keberatan, Nenek Sri tetap menjatuhkan pilihannya pada Vina dengan syarat, Vina harus tinggal bersama mereka.

Akhirnya keluarga Fahri dan keluarga Vina hanya boleh pasrah dengan keputusan tersebut. Ketika perkenalan keluarga, Denias dan Farah syok kerana mereka ternyata akan menjadi calon keluarga besar. Padahal pada saat itu, benih-benih cinta sudah bersemi di antara mereka. Akhirnya Denias dan Farah pun backstreet.

Setelah rasmi menjadi sepasang suami-isteri, Vina dan Fahri dihadang banyak masalah. Semua itu kerana pada dasarnya perbezaan yang terbentang di antara mereka memang sangat menarik. Vina harus menghadapi aturan yang berlaku dalam keluarga Fahri yang dinilainya cukup kolot. Sementara Salamah tertekan oleh Nenek Sri yang ingin melampiaskan kemarahannya kepada Vina. Sedangkan Fahri berada dalam kedudukan tersepit di antara Salamah dan Vina.

Setiap kali hubungan menantu dan mertua itu membaik, muncul lagi konflik yang memisahkan mereka. Puncak perseteruan itu berlaku ketika hubungan Farah dan Denias terungkap. Salamah mengatakan bahawa Vina sudah membawa sial bagi keluarga mereka. Akhirnya, Vina memutuskan untuk keluar dari rumah keluarga Fahri. Tak lupa, Vina juga menyalahkan Denias yang sudah meranapkan rumah tangganya. Fahri pun menjadi serba salah.

Denias yang sangat mencintai Farah lantas berbohong pada keluarganya dengan mengatakan bahawa dia sudah menghamili Farah. Apa boleh buat, keluarga akhirnya bersetuju dengan perkahwinan Denias dan Farah. Pertukaran keluarga pun terjadi, Farah masuk dalam keluarga Denias sebagai menantu Melinda dan Heru. Kesempatan itu dimanfaatkan Melinda untuk balas dendam dengan melayan Farah seperti pembantu.

Di sisi lain, hubungan Vina dan Salamah pelan-pelan mulai membaik. Bahkan, Vina membantu memperjuangkan nasib Salamah yang selama ini dijajah oleh Nenek Sri. Perjuangan itu tentu saja dengan mewujudkan kekecohan yang lain.

Sinetron Cucu Menantu SCTV
Pemain / Pemeran Sinetron Cucu Menantu SCTV
  • Kirana Larasati sebagai Vina
  • Revand Narya sebagai Fahri
  • Ditmar Hadi sebagai Ariel
  • Bayu Kusuma Negara sebagai Dennis
  • Poppy Bunga sebagai Farah
  • Rina Hasyim sebagai Nenek Fahri
  • Ranti Purnamasari sebagai Melinda
  • Linda Ramadhanty sebagai Salamah
  • Derry Drajat sebagai Heru
  • Indah Ayu Putri sebagai Felicia
  • Thalita Latief
  • Adhi Pawitra sebagai Dito
  • Rio Dewanto sebagai Bagas
  • Sharena Rizki sebagai Rizka
Demikianlah Biodata Profil Pemain dan Sinopsis Film Sinetron Cucu Menantu SCTV. Selamat Menonton.

Sunday, December 23, 2012

Foto-Foto Kristen Stewart dan Robin Pattinson di Breaking Dawn-Part 2

Foto-Foto Kristen Stewart dan Robin Pattinson di Breaking Dawn-Part 2 - Kabar putusnya Kristen Stewart dan Robin Pattinson menjelang peluncuran Breaking Dawn Twilight Saga part 2 memang menyedot perhatian para penggemar film manusia srigala ini.

Kristen Stewart dan Robin Pattinson bahkan menjadi trending pencarian di berbagai situs pencari google, yahoo maupun bing. Merekapun akhirnya bersatu kembali saat shuting film ini. Penasaran dengan Foto-Foto Kristen Stewart dan Robin Pattinson di Breaking Dawn-Part 2. Berikut Unik Manca akan hadirkan untuk sobat semua.

Foto-Foto Kristen Stewart dan Robin Pattinson di Breaking Dawn-Part 2


What special about :Breaking Dawn Part 2?